Aipda Purnomo, Polisi Baik Asal Lamongan yang Rela Rawat ODGJ

JAKARTAHITS.ID — Aipda Purnomo, merupakan seorang polisi yang dikenal dengan julukan polisi baik atau polisi belajar baik. Belum lama ini viral karena diundang oleh Deddy Corbuzier di Podcast Close The Door bersama sang Istri untuk diajak berbincang santai.

Kehadiran Aipda Purnomo di podcast tersebut karena dianggap sebagai figur yang dapat dicontoh lantaran sukarela merawat orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Perwira Polisi tersebut menceritakan awal mula mengurus pasien yang alami masalah mental. Dimana pasien pertama yang diurusnya adalah seorang wanita yang ditemui dipinggir jalan raya. Kala itu Posisinya sedang telanjang dada, ketika itu malam hari pada saat sedang jalan dinas. Aipda Purnomo langsung menghampiri dan membuka baju dinasnya untuk dipakaikan ke ODGJ tersebut dan segera membawa ODGJ pulang ke rumah.

Baca Juga: Kisah Inspiratif BJ Habibie Bapak Teknologi Indonesia

Di Podcast Deddy Corbuzier tersebut Aipda Purnomo dan sang istri menceritakan lika-liku pengalamannya merawat ODGJ. Walaupun begitu mereka berdua sering menghadapi kesulitan dalam merawat penderita gangguan jiwa tersebut.

“Buang kotoran kemana-mana kita yang bersihkan, habis makan kececer-kececer semuanya, kalau nggak dilemparin kaca (ngamuk), ketemu korek baju mau dibakar”, kata ibu Lilis yang merupakan istri Aipda Purnomo, dari Podcast Deddy Corbuzier, 31 Agustus 2023.

“Awal itu saya yang paling stres, setiap hari saya kelahi sama suami bukan masalah ekonomi, bukan masalah anak, bukan masalah rumah tangga, tapi masalah wong gendeng “, lanjutnya.

Baca Juga: PLN Icon Plus Turut Hadir di Ajang Enlit Asia 2023

Barokah itu Terus Mengalir

Aipda Purnomo merasakan banyak mendapatkan barokahnya setelah merawat ODGJ tersebut, contoh salah satunya adalah anak nya mudah masuk sekolah semuanya, rezeki datang dari jalan yang tidak disangka-sangka, seperti mendapatkan hadiah mobil, bisa berangkat umroh, bahkan bisa berangkat haji.

Bersama sang Istri, mereka kemudian bertekad untuk mengurus penderita gangguan jiwasejak tahun 2021 yang lalu hingga sampai saat ini. Setelah sebelumnya pernah punya pengalaman memiliki Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi sejak bulan Mei 2017 untuk membantu pendidikan dan santunan anak yatim.

“Sekarang ODGJ total ada 175 orang, kami rawat hingga sembuh dan ada juga yang kemudian diketahui oleh keluarganya dan dijemput untuk pulang”, kata Aipda Purnomo.

Kegiatan ODGJ di Rumah Aipda Purnomo

Aipda Purnomo membeberkan kegiatan-kegiatan ODGJ selama proses perawatan di rumahnya. Para ODGJ itu melakukan aktivitas sejak dini hari untuk melakukan sholat malam hingga olahraga pagi bersama-sama.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Pancaroba

“Untuk kegiatan, jam setengah tiga sudah harus bangun, sholat tahajud, sholat hajat, terus sholat subuh. Setelah itu, kita ajak olahraga bersama. Habis olahrga bersama, mandi. Kemudian pemberian obat, pemeriksaan kesehatan. Setelah itu sholat dhuha, baru makan”, ujarnya.

“Siangnya istirahat total, bangun sholat dzuhur sama sholat ashar saja, masalahnya kita fokus untuk penanaman agama sama pengobatan. Jadi bener-bener kita sentuh mereka melalui hatinya”.

Demi kesembuhan para ODGJ itu, Aipda Purnomo mendatangkan perawat, bidan, dan dokter ke Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Tak hanya itu, ada enam guru ngaji dan satu ustad yang disiapkan untuk membimbing ratusan ODGJ tersbut.

Biaya Rawat ODGJ dari Youtube

Aipda Purnomo menyebut bahwa pengelolaan yayasan perawatan ODGJ itu murni dikeluarkan dari kantong pribadinya. Ia tak mengandalkan gaji, tapi juga dari Youtube ‘Purnomo Belajar Baik’. Karena aktif membuat konten dan diunggah, ia bisa mendapatkan uang dari Youtube hingga Rp 100 juta per bulan.

“Memang sengaja kami tidak minta bantuan ke siapapun, jadi murni pengelolaan itu dari kami, dari saya dan melalui akun medsos itu kami ada pendapatan dari Youtube yang mana dari Youtube itu kita masukkan seluruhnya. Jadi kadang dapat Rp 75 juta, kadang dapat Rp 100 juta dan kekurangannya dihandle dari keluarga pasien yang memang sengaja menitipkan,” ucapnya.

Menurut Aipda Purnomo, dirinya tak mengambil satu rupiah pun pendapatan dari Youtube-nya tersebut. Semua uang hasil konten-kontennya itu, dia pakai untuk membiayai semua operasional Yayasan Berkas Bersinar Abadi.

Berkat kebaikannya merawat ODGJ, Aipda Purnomo mendapatkan penghargaan dari Bupati Lamongan atas Yayasannya dan mendapatkan penghargaan juga dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, akan menempuh sekolah perwira di Setukpa Polri di Sukabumi, Jawa Barat.

Selain itu, ia pernah dinominasikan dalam penghargaan Hoegeng Awards 2023 sebagai polisi dengan perilaku yang baik. (RM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button