Tak Cuma Musik, Spotify Bakal Bawa Layanan Audiobook ke Indonesia

JakartaHits.id – Spotify bersiap memperluas layanan buku audio atau audiobook ke lebih dari 180 pasar di seluruh dunia hingga akhir 2026, termasuk Indonesia. Ekspansi ini membuka peluang bagi pengguna Tanah Air untuk menikmati buku dalam format audio melalui platform streaming tersebut.

Dikutip dari GSMArena, laporan yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2026, layanan audiobook Spotify saat ini baru tersedia di 22 pasar. Melalui ekspansi terbaru, perusahaan ingin menjangkau lebih banyak pengguna dari total sekitar 750 juta pengguna Spotify di seluruh dunia.

Dalam ekspansi tersebut, Spotify berencana menyediakan lebih dari 350.000 judul audiobook dalam lebih dari 120 bahasa. Berdasarkan daftar negara dan wilayah yang menjadi tujuan ekspansi, Indonesia tercantum sebagai salah satu pasar yang akan dijangkau. Sejumlah bahasa yang tersedia mencakup Spanyol, Italia, Portugis, dan Polandia.

Spotify menawarkan beberapa skema akses untuk menikmati audiobook, mulai dari judul tertentu yang termasuk dalam paket Premium, langganan tambahan Audiobooks+, hingga pembelian buku secara langsung.

Selain memperluas jangkauan pasar, Spotify juga mengembangkan fitur yang menghubungkan pengalaman membaca buku fisik atau elektronik dengan versi audio. Fitur Page Match, yang diperkenalkan pada Februari 2026, memungkinkan pengguna berpindah antara membaca dan mendengarkan buku.

Pembaruan fitur tersebut mencakup dukungan nomor halaman serta pemindaian kode batang ISBN untuk membantu pengguna menemukan bagian buku yang ingin didengarkan. Spotify menyebut lebih dari satu juta pembaca telah menggunakan Page Match.

Di sisi lain, layanan Audiobooks+ dilaporkan telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan dengan pendapatan berulang tahunan melampaui US$100 juta. Spotify juga berencana memperluas akses penambahan jam mendengarkan melalui Audiobooks+ bagi pengguna paket Student di sejumlah negara Eropa.

Ekspansi ke Indonesia menjadi bagian dari upaya Spotify memperluas layanan di luar musik dan podcast. Kehadiran audiobook berpotensi memberi pengguna alternatif untuk menikmati buku, baik saat bepergian maupun ketika melakukan aktivitas lain.

Meski Indonesia tercantum dalam daftar pasar tujuan, jadwal peluncuran serta rincian ketersediaan judul dan skema berlangganan khusus untuk pengguna Indonesia belum dijelaskan dalam informasi tersebut.

(Sulton)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button