Dari Pasar Atas Bukittinggi ke ITB: Kisah Inspiratif Nauli, Anak Pedagang Pakaian Bekas
Siswa Bukittinggi anak pedagang lolos ITB jalur prestasi, Rektor ITB ikut terharu.
JakartaHits.id – Nauli Al Ghifari, seorang siswa (18 tahun) dari Bukittinggi, Sumatera Barat, meraih prestasi yang membanggakan.
Putra seorang pedagang pakaian bekas di Pasar Atas ini berhasil masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025.
Nauli tinggal di Jalan Mandiangin No. 81, Kelurahan Campago Ipuah, Bukittinggi, dengan kondisi ekonomi yang sederhana, namun semangat belajarnya tetap tinggi.
Ayahnya, Panalihon, mengatakan bahwa putranya sangat bertanggung jawab dalam hal pendidikan.
Panalihon mengungkapkan, “Nauli itu sering belajar dari pukul 03.00 WIB hingga pagi hari,” pada hari Senin, 9 Juni 2025.
Ia menambahkan, “Bahkan untuk ke luar rumah sangat jarang. Sejak kecil juga sudah saya arahkan untuk rajin membaca, bebas buku apa saja.” Nauli diterima di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB, jurusan impiannya sejak lama, yang sudah ia cita-citakan sejak Sekolah Dasar.
Nauli berkata, “Keinginan masuk ITB ini sudah sejak SD. Untuk menggapai itu, saya giat belajar untuk masuk SD, SMP hingga SMA favorit”.
Untuk mencapai impiannya, Nauli mempersiapkan diri sejak kelas X SMAN 1 Bukittinggi dengan belajar dan mengikuti berbagai lomba.
Selain tekun belajar, Nauli juga aktif mengikuti lomba akademik, terutama di bidang sains.
Ia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dengan tujuan masuk ITB, mengikuti OSN pada tahun 2023 dan 2024 hingga tingkat nasional.
Azmiarni, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Bukittinggi, mengakui keunggulan akademik Nauli.
Azmiarni mengatakan, “Nauli ini orangnya tidak pernah fokus pada satu pelajaran saja, namun semuanya dikuasai. Kemampuan, daya juang dan fokusnya selalu disamakan untuk setiap mata pelajaran”.
Ia menambahkan, “Tipikal orangnya agak pendiam, namun mau berbagi ilmu yang di dapat kepada teman maupun adik-adik kelasnya”.
Nauli bukan satu-satunya siswa dari Sumatera Barat yang berhasil masuk ITB melalui jalur prestasi tahun ini.
Bersama Nauli, ada Devit Febriansyah (18) dari SMAN 1 Bukittinggi, dan Deka Fakira Berna dari SMAN 1 Padang.
Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara, beserta sejumlah dosen ITB, mengunjungi mereka langsung di Sumatera Barat karena prestasi mereka.
Prof Tata merasa terharu melihat semangat mereka dan berpesan, “Di kampus nanti, kalian akan bertemu banyak mahasiswa hebat. Harus tetap berusaha yang terbaik dan jangan putus asa,” ucapnya untuk memberikan semangat.
(Asti Febriani)





