Prabowo Waspadai Dampak Perang Iran–Israel, Siapkan Langkah Lindungi Logistik dan Energi RI

JakartaHits.id-Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan kewaspadaannya terhadap potensi dampak perang Iran–Israel terhadap jalur logistik global yang berimbas pada Indonesia. Ia menilai konflik tersebut dapat mengganggu distribusi energi dan pasokan bahan baku, khususnya yang melalui Selat Hormuz dan kawasan Timur Tengah lainnya.

Melalui berbagai forum dan koordinasi lintas kementerian, pemerintah mulai menyusun simulasi risiko untuk mengantisipasi kemungkinan terhambatnya aktivitas impor dan ekspor. Langkah ini dilakukan bersama Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Perindustrian agar kegiatan produksi nasional tetap berjalan meski jalur logistik internasional terganggu.

Selain itu, Prabowo mendorong percepatan diversifikasi energi. Ia meminta industri dalam negeri beralih ke sumber energi lokal seperti biosolar dari kelapa sawit (B35 hingga B100), panas bumi, dan limbah organik, guna mengurangi ketergantungan pada minyak mentah impor yang harganya bisa melonjak akibat konflik.

Kementerian Perindustrian juga mengimbau pelaku usaha agar lebih hemat energi dan meningkatkan efisiensi produksi. Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan penguatan sektor hilir melalui pengolahan sumber daya alam dalam negeri seperti nikel dan bauksit, untuk memperkuat ketahanan energi dan industri nasional.

Di sisi lain, pemerintah siap mengambil langkah perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik. Opsi evakuasi disiapkan bila eskalasi perang makin parah. Pemerintah juga mengawasi jalur penerbangan internasional yang melewati kawasan terdampak.

Prabowo turut menegaskan pentingnya diplomasi aktif. Dalam pertemuannya dengan sejumlah pemimpin negara, ia mendorong penyelesaian konflik Iran–Israel melalui jalur damai dan hukum internasional. Pemerintah juga terus menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter agar dampak ekonomi dari gejolak global ini tidak terlalu membebani rakyat.

(Saiful umar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button