Pramono Akan Percantik Kawasan Pasar Baru
Salah Satunya menertibkan Parkir liar serta area berhenti mikrolet dan ojek online

JakartaHits.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, demi meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi para pengunjung.
Rencana ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meninjau lokasi bersama Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, pada Kamis (19/6).
“Sekarang kita ada di Pasar Baru. Setelah meninjau kawasan ini, kami akan melakukan pembenahan. Pasar Baru akan kami jadikan simbol atau hub baru.
Setelah Blok M berhasil kami benahi dan kini menjadi ramai serta meriah, berikutnya giliran Pasar Baru yang akan dibenahi dengan konsep branding baru,” ujar Gubernur Pramono.
Rencana pembenahan meliputi penataan ulang area pasar dengan sentuhan ornamen estetik, renovasi gedung parkir yang ada, perbaikan jalur pedestrian, serta pembersihan aliran kali di sekitarnya.
Beberapa lokasi parkir resmi yang sudah tersedia mencakup Pasar Baru Square (kapasitas 40 motor dan 80 mobil), Jalan Antara (50 motor dan 30 mobil), serta Harco Pasar Baru (120 motor dan 60 mobil).
“Yang menguntungkan, di Pasar Baru ini banyak fasilitas milik Pemprov DKI Jakarta, termasuk gedung parkir. Ini akan memudahkan dalam pembinaan kawasan,” jelasnya.
Gubernur menyampaikan bahwa proses rebranding Pasar Baru akan dilakukan secara serius dan berkelanjutan, dengan harapan menjadikannya kawasan belanja yang menarik dan mudah diakses.
“Dengan pembenahan ini, saya berharap Pasar Baru menjadi tempat belanja oleh-oleh, pusat penjualan pakaian, dan lainnya. Penataan harus memudahkan semua orang untuk mengakses Pasar Baru, sebagaimana orang kini mudah menjangkau Blok M,” katanya.
Saat ini, Pemprov DKI tengah mengidentifikasi sejumlah persoalan seperti parkir liar serta area berhenti mikrolet dan ojek daring. Gubernur Pramono telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera menertibkan titik-titik tersebut.
“Kepala Dinas Perhubungan sudah menyampaikan rencana trayek pendek di dalam kota yang memudahkan masyarakat datang ke Pasar Baru. Ternyata, warga terbanyak yang datang ke sini berasal dari wilayah selatan.
Karena itu, akan dibuatkan trayek khusus, misalnya dari Blok M atau Tebet ke Pasar Baru. Dulu banyak restoran enak di sini, dan itu akan kita hidupkan kembali,” pungkasnya.
(Muhammad Sulton As Sakandayas)





