Matahari Studios, Kontributor Awal Need for Speed: Most Wanted

Studio game Indonesia ini berperan penting dalam pengembangan game balapan legendaris sejak 2005

JakartaHits.id – Matahari Studios, sebuah studio game Indonesia yang didirikan pada 1999 oleh Glyn Anderson, Bullitt Sesariza, Petrus Santoso, dan Wong Lok Dien, menunjukkan keberanian dan inovasi dalam dunia pengembangan game sejak awal.

Awalnya mereka memulai dengan mengembangkan prototipe game dan kemudian berkembang menjadi studio outsource yang mengerjakan proyek-proyek game AAA untuk berbagai perusahaan besar.

Operasional mereka tersebar di Jakarta dan Perth, memungkinkan mereka menjangkau pasar internasional dan memperluas pengaruh industri game Indonesia.

Pada tahun 2005, Matahari Studios terlibat secara langsung dalam pengembangan Need for Speed: Most Wanted, salah satu game balapan paling ikonik di dunia.

Keterlibatan mereka tercatat dalam External Development Credits yang menegaskan bahwa, mereka menjadi salah satu studio Asia Tenggara pertama yang diakui dalam franchise Need for Speed.

Dalam proyek ini mereka bertugas membuat aset 3D, terutama body kits dan widebody kits mobil yang tampil dengan gaya ekstrem dan modifikasi yang mencolok.

Kontribusi Matahari Studios membantu memperkuat kualitas visual dan estetika game tersebut, sehingga mampu menarik perhatian jutaan penggemar balapan di seluruh dunia.

Keterlibatan mereka tidak hanya memperlihatkan keahlian teknis, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam industri pengembangan game global.

Matahari Studios terus berkembang dan memperluas portofolio mereka, berperan dalam berbagai proyek game besar dan memperkuat reputasi industri game Indonesia di mata dunia.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi secara signifikan dalam industri game internasional, bahkan sejak dua dekade lalu.

Matahari Studios membuka jalan bagi generasi pengembang game Indonesia lainnya untuk menunjukkan bakat dan inovasi mereka di panggung global. (Dahlia)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button