Menkominfo Dorong UMKM Maksimalkan Teknologi Digital

JakartaHits.id – Menteri Komuniaksi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan pada tahun 2030 nilai ekonomi digital diperkirakan mencapai Rp 5.537 triliun. Oleh karena itu, Pemerintah berupaya memaksimalkan potensi dengan mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih berdaya guna.

Dikutip Dari Halaman Kominfo.go.id jumat (22/12) “UMKM ini bukan sekadar slogan tapi harus didayagunakan. Saya menyambut baik UMKM ini walaupun UMKM kalau mau jadi pahlawan harus jadi konglomerat.” Ujarnya dalam Awarding Night Pahlawan Digital Tahun 2023 di Graha Merah Putih Telkom Landmark Tower Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2023).

Kementerian Kominfo juga menyediakan pelatihan pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan teknologi digital. Mulai dari Program Literasi Digital, Digital Talent Scholarship, hingga Program 1000 Start-Up Digital.

“(Semua) Untuk mendukung talent indonesia terutama anak muda untuk bisa berpartisipasi dalam transformasi digital Indonesia,” tandas Menkominfo.

Baca Juga : Kembangkan PV Rooftop, PLN Icon Plus Gandeng Perusahaan Raksasa Asal Jepang

Menurut Menteri Budi Arie, Kementerian Kominfo melaksanakan percepatan transformasi digital nasional dengan membangun infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat digital agar berjalan secara sinergis dan beriringan  untuk mendukung perkembangan ekonomi digital nasional.

“Tidak bisa nanti digitalnya kecepatan, Pemerintahnya masih analog. Betul ekonomi digital membawa dampak, tapi kan ada pemerintahan digital, ada infrastruktur digital, masyarakat digital, ada digital culture di situ, itu kan mesti kita pikirin,” jelasnya.

Selain itu Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mendorong penggunaan teknologi digital di bidang pertanian, kelautan dan pariwisata. Menurutnya, Indonesia memiliki memiliki kekayaan di sektor itu. Kementerian Kominfo akan merilis kajian potensi digitalisasi pertanian bersama konsultan ternama dunia.

“Sebentar lagi tahun depan saya akan rilis kajian kita dengan konsultan ternama di dunia. Kita diskusi pertanian dengan menggunakan teknologi digital. Di Amerika dan Belanda penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan produktivitas 30% produk pertanian dari segi jumlah hasil,” tandasnya.

Baca juga : Usaha Kripik Ubi Kepo, Iseng-Iseng Menghasilkan Cuan?

Acara Awarding Night Pahlawan Digital Tahun 2023 diikuti 10 finalis inovator Startup Indonesia yang lolos seleksi yakni BroilerX, Elevarm, Jala, Chickin, Henbuk, Silang.id, Antrique, DynamicBuzz, Arconesia, dan Moleps.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden sekaligus Inisiator Program Pahlawan Digital UMKM, Putri Tanjung.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button