250 Bibit Ditanam di Pantai Baros, Wujud Nyata Gerakan Pelestarian Pesisir DPD RI dan Komunitas Yogyakarta

Jakarta hits.id — Ratusan pelajar, mahasiswa, dan pegiat lingkungan bersama anggota DPD RI turun ke Pantai Baros, Bantul, Minggu (7/6), untuk membersihkan pesisir dan menanam 250 bibit pohon mangrove, cemara, alpukat, serta nangka. Kegiatan Green Network in Action yang digagas Green Democracy Institute (GDI) Yogyakarta bersama Green Coast Baros ini hadir bertepatan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai bukti bahwa gerakan pelestarian tak berhenti pada seremonial.

Anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno dalam sambutannya mewakili Ketua DPD RI, menekankan pentingnya menjaga kawasan pesisir sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Program ini juga mengusung misi pemberdayaan, di mana generasi muda yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan komunitas diajak untuk turun langsung ke lapangan, memahami ekosistem pesisir, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Jika satu komunitas menjaga satu kawasan, maka ribuan komunitas akan menjaga Indonesia. Pantai Baros adalah bukti nyata bahwa kolaborasi masyarakat, komunitas, pemerintah, akademisi, dan generasi muda mampu mengubah kawasan pesisir menjadi ruang konservasi yang memberi manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga: 4.887 Pohon Rawan Tumbang di Jakarta Pusat Ditangani Sejak Awal Tahun 2026

Ahmad Syauqi juga mengajak semua pihak untuk menjadikan gerakan kolaboratif ini berkelanjutan yaitu dengan memastikan pohon tumbuh, kawasan terjaga, dan kesadaran masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kolaborasi lintas sektor antara organisasi masyarakat sipil, pemerintah daerah, dan wakil rakyat diharapkan menjadi model gerakan lingkungan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

“Jangan berhenti setelah acara ini selesai, jangan berhenti setelah bibit ditanam. Semoga Pantai Baros terus menjadi inspirasi bahwa kepedulian yang kecil, jika dilakukan bersama-sama dapat melahirkan perubahan besar bagi Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati yang hadir mewakili Bupati Bantul menyampaikan harapan agar upaya pelestarian mangrove dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi berbagai pihak, khususnya dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat setempat.

“Pesan Bapak Bupati, mangrove yang ditanam hari ini tidak hanya ditanam, tetapi juga dijaga keberlanjutannya melalui kolaborasi masyarakat agar memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi,” ujarnya.

Pembukaan ditandai dengan penanaman simbolis mangrove yang dilakukan bersama perwakilan GDI, Pengelola Pantai Baros, Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Kapolres Bantul, Camat, dan Kepala Desa setempat.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta ini terdiri dari siswa sekolah, mahasiswa, dan komunitas lingkungan. Mereka mengikuti sesi edukasi mangrove, penyampaian materi tentang pentingnya ekosistem mangrove dan upaya pelestarian, serta kegiatan bersih pantai di area muara dan kawasan mangrove Pantai Baros. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon di area mangrove dan area pedukuhan.

Sebanyak 250 bibit ditanam di dua lokasi utama dalam program ini. Pertama, di kawasan konservasi mangrove serta pesisir Pantai Baros untuk penanaman 100 bibit mangrove dan 50 bibit cemara sebagai penguatan vegetasi pesisir. Kedua, di area kebun Pedukuhan Baros tepatnya berada di atas tanah hibah Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk penanaman 50 bibit alpukat dan 50 bibit nangka sebagai tanaman produktif bagi masyarakat setempat.

Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan semangat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni. GDI Yogyakarta dan GCB menegaskan bahwa Green Network in Action bukan sekadar seremoni satu hari, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan dalam membangun kesadaran dan aksi kolektif menjaga lingkungan hidup.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button