Pondok Tahu Diki/RG Bandung Hasilkan Ribuan Tahu Setiap Harinya

JakartaHits.id – Pondok Tahu Diki/RG Bandung itulah nama pembuat tahu putih maupun kuning di Desa Linggamekar, Kuningan, Jawa Barat.

Pabrik yang sudah beroperasi mulai dari tahun 2017 ini dapat menghasilkan ribuan tahu setiap harinya.

Pengelola pondok tahu Diki, Deni mengatakan, proses pembuatan tahu dalam waktu satu jam dapat menghasilkan 600 tahu.

Lebih lanjut, Deni mengatakan, dalam memproduksi tahu ini ia di bantu oleh 5 karyawan.

“Terbagi dalam bidangnya masing-masing diantaranya tukang kunyit, tukang peras, tukang cetak dan tukang bungkus yang terdiri dari 2 orang,” ujar Deni di Desa Linggamekar, Kuningan pada Selasa (5/12/2023).

Baca Juga : Banjir Pantun di Media Gathering PLN Icon Plus

“Tahu diki di produksi setiap harinya dengan jam kerja mulai dari jam 07.30 sampai di tutup kembali pada jam 17:00,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk ketahanan tahu Diki ini, Deni menyebut, dapat bertahan selama 2 hari.

Dan untuk pendistribusiannya, ia mengatakan, menjual di pasar-pasar maupun warung sayur yang ada disekitar Desa Linggamekar.

Selanjutnya, untuk proses pembuatannya, Deni menyampaikan, sebelumnya kacang kedelai bahan utama dari pembuatan tahu ini di rendam dulu selama satu hingga dua hari.

“Setelah itu, di cuci setelah itu di giling, di rebus, di saring, di bibitin dan di cikak setelah itu di potongi baru di kasih warna alami dengan menggunakan kunyit untuk tahu kuning,” ujar Deni.

“Sementara untuk tahu putih tidak perlu di kasi kunyit, tetapi langsung di simpan,” pungkas dia.

Untuk harga tahu Diki ini, Deni mangatakan per bungkus dengan isi lima tahu di hargai 5000 rupiah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button