Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram, Tapi Masih Turun 1,34 Persen dalam Sebulan Terakhir

JakartaHits.id– Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per gram pada hari ini, Sabtu (19/7/2025). Dengan kenaikan ini, harga emas Antam berada di level Rp1.927.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya di Rp1.917.000.

Selain harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali juga mengalami kenaikan yang sama, kini berada di angka Rp1.773.000 per gram. Meski ada kenaikan harian, secara keseluruhan dalam sebulan terakhir, harga emas Antam masih mencatatkan penurunan sebesar 1,34 persen dibandingkan harga pada 19 Juni 2025.


Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan ukuran per 19 Juli 2025:

Berat Emas Harga
0,5 gram Rp1.013.500
1 gram Rp1.927.000
2 gram Rp3.794.000
3 gram Rp5.666.000
5 gram Rp9.410.000
10 gram Rp18.765.000
25 gram Rp46.787.000
50 gram Rp93.495.000
100 gram Rp186.912.000
250 gram Rp467.015.000
500 gram Rp933.820.000
1.000 gram Rp1.867.600.000

Harga di atas sudah termasuk pajak penghasilan (PPh 22) sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk yang tidak memiliki NPWP.

Pengaruh Faktor Global

Kenaikan harga emas Antam hari ini turut dipengaruhi oleh pelemahan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Sentimen tersebut membuat investor beralih ke aset aman (safe haven) seperti emas. Di sisi lain, harga emas global juga terus mengalami penguatan dan saat ini mendekati angka USD 2.480 per troy ounce.

Catatan Investor

Meskipun harga emas mengalami kenaikan harian, selisih antara harga jual dan harga buyback masih cukup lebar, yakni sekitar Rp154.000 per gram. Kondisi ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang berencana menjual kembali emas dalam waktu dekat. Namun, prospek jangka menengah masih dipandang positif seiring dengan tren global yang mendukung penguatan harga logam mulia.

Berita ini dapat menjadi referensi bagi calon investor yang ingin masuk pasar emas, maupun bagi mereka yang sudah memiliki logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang.

(saiful umar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button