Covid-19 Merebak lagi, Ini yang Harus Dilakukan

JakartaHits.id – Virus yang sempat membuat dunia lumpuh beberapa tahun lalu kini dikabarkan kembali merebak, Kemenkes melalui Juru Bicaranya, Mohammad Syahril bahkan mengingatkan masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan.
Dengan merebaknya kembali Covid-19 akankah wabah beberapa tahun lalu akan kembali terulang lagi. Mengenai hal ini Syahril menyatakan bahwa Varian yang bersirkulasi saat ini KP.1 dan KP.2, tingkat penularannya rendah dan tidak ada bukti menyebabkan sakit berat.
“Tetapi, kewaspadaan harus tetap kita jaga,” imbuh Syahril.
Sementara itu Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa COVID-19 subvarian JN.1 beserta turunannya KP.1 dan KP.2 memang tidak menimbulkan gejala yang lebih berat, tapi memiliki kemampuan menembus perlindungan vaksinasi.
Menurut Dicky kemampuan varian baru Covid-19 dalam menginfeksi sudah semakin baik, terlebih bagi individu yang belum tervaksinasi.
“Kalau belum divaksinasi bisa fatal, bahkan ketika menimpa orang komorbid atau orang lanjut usia atau, bahkan pada anak,” katanya.
Dicky juga mengatakan bahwa dampak dari COVID-19 saat ini bukan lagi bersifat akut, tapi bisa menimbulkan dampak kronis yang berkepanjangan seperti komplikasi pada kelompok orang berisiko.
Namun demikian masyarakt dihimbau untuk tidak khawatir secara berlebihan, karena ada acara-cara sederhana dan mudah untuk menangkal penularan virus ini yaitu dengan menerapkan prokes serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melengkapi vaksinasi COVID-19, khususnya pada kelompok berisiko.
Data Laporan Mingguan Nasional COVID-19 Kemenkes RI periode 12-18 Mei 2024 mencatat, terdapat 19 kasus konfirmasi, 44 kasus rawat ICU, dan 153 kasus rawat isolasi, tren positivity rate mingguan di angka 0,65 persen dan nol kematian, tren orang yang dites per minggu mencapai 2.474 orang.





