PAAI Dorong Keadilan Pajak Agen Asuransi, Minta DPR dan Pemerintah Segera Bertindak

PAAI Perjuangkan Keadilan Pajak Agen Asuransi

JakartaHits.id – Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) meminta Komisi XI DPR RI bersama pemerintah segera menindaklanjuti persoalan perpajakan yang dihadapi agen asuransi. Organisasi tersebut menilai perlu adanya kebijakan yang lebih adil dan memberikan kepastian hukum bagi keberlangsungan profesi agen asuransi di Indonesia.

Desakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan satu dekade PAAI. Organisasi tersebut berkomitmen terus memperjuangkan sistem perpajakan yang proporsional dan mempertimbangkan karakteristik usaha para agen.

Founder PAAI Wong Sandy Surya mengatakan aspirasi mengenai ketidakadilan perpajakan telah disampaikan kepada Komisi XI DPR RI sebagai bagian dari upaya memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota.

“Dalam momentum satu dekade PAAI, kami telah menyampaikan aspirasi kepada Komisi XI DPR RI terkait persoalan ketidakadilan perpajakan yang dihadapi profesi agen asuransi. Perjuangan ini akan terus kami lakukan sebagai wujud komitmen PAAI dalam melindungi kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujar Wong Sandy, Selasa (13/10/2026).

Founder sekaligus Ketua Bidang Pajak dan Investasi PAAI Henny Dondocambey mengungkapkan persoalan tersebut telah berlangsung selama dua tahun. Karena itu, pihaknya berharap ada tindak lanjut melalui koordinasi antara DPR, Kementerian Keuangan, dan Direktorat Jenderal Pajak.

“Persoalan perpajakan agen asuransi telah berlangsung selama dua tahun. Kami berharap Komisi XI DPR RI segera menindaklanjuti aspirasi yang telah kami sampaikan bersama Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak, guna mewujudkan keadilan dan kepastian hukum perpajakan bagi agen asuransi Indonesia,” kata Henny.

Di sisi lain, peringatan HUT ke-10 PAAI juga diisi seminar yang menghadirkan Sandiaga Uno sebagai pembicara inspiratif. Ia menyampaikan lima pesan untuk memperkuat daya saing agen sekaligus mendorong pertumbuhan industri asuransi nasional.

Sandiaga menekankan pentingnya memanfaatkan peluang di tengah tantangan, menjaga kepercayaan dan integritas, menerapkan etos kerja 4 AS, memperkuat inovasi dan kolaborasi, serta konsisten dalam menjalankan usaha.

“Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Berikan usaha terbaik, selesaikan apa yang telah dimulai, dan tetap tangguh menghadapi hasil,” tutur Sandiaga di hadapan 200 agen dan pemimpin dari berbagai perusahaan asuransi serta 500 peserta yang mengikuti kegiatan secara daring.

Sementara itu, Ketua Umum PAAI M Idaham menilai peluang pertumbuhan industri asuransi Indonesia masih terbuka luas. Menurutnya, para agen perlu memperkuat profesionalisme, integritas, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi perkembangan industri.

PAAI berharap momentum satu dekade organisasi dapat memperkuat kolaborasi antarpelaku industri sekaligus mendorong terciptanya lingkungan usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan kualitas profesi, organisasi tersebut akan melanjutkan dialog dengan para pemangku kepentingan guna memperjuangkan kebijakan perpajakan yang memberikan keadilan serta kepastian bagi agen asuransi di Tanah Air. [Zayanul]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button