Tembok Roboh di Kalibata Timur, 50 Personel Gabungan Diterjunkan

Robohnya tembok dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan volume air di saluran meningkat drastis

Jakartahits.id – Sebanyak 50 personel dari berbagai instansi langsung dikerahkan untuk menangani insiden tembok roboh yang terjadi di Jalan Kalibata Timur, RT 01/01, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Lurah Pejaten Timur, Rocky A Tarigan, menjelaskan bahwa tembok yang runtuh tersebut terletak di antara Jalan Kalibata Timur dan Jalan Empang III. Robohnya tembok dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan volume air di saluran meningkat drastis.

“Debit air dari berbagai saluran di sekitar lokasi berkumpul di titik itu. Saat hujan deras, air meluap dan tembok tak mampu menahan tekanan,” kata Rocky pada Rabu (7/5).

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan pengembang Nifarro Park mengenai kebutuhan pembangunan saluran air yang lebih besar di area tersebut. Usulan ini dijadwalkan akan dibahas di tingkat kota pada Jumat, 9 Mei. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa lahan di sekitar belum resmi dijadikan fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum).

Di sisi lain, Komandan Pleton BPBD Jakarta Selatan, M Nur, menuturkan bahwa puing-puing tembok yang menutup saluran telah ditangani oleh tim gabungan yang terdiri dari Pasukan Biru, Pasukan Oranye, BPBD, dan unsur lainnya.

Untuk penanganan awal, SDA Jakarta Selatan telah memasang kayu dolken sebagai penahan agar longsoran tidak meluas.

“Genangan air sudah surut dan jalan di sekitar lokasi telah bisa dilalui kembali. Termasuk genangan yang sempat terjadi di SMK Walisongo, kini sudah tidak ada sejak hujan berhenti,” ungkap M Nur.

(Muhammad Sulton As Sakandayas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button