Wisata Alam Pangrango: Dari Ruang Belajar Sederhana hingga Jadi Destinasi Ekowisata Favorit
Gagasan menghadirkan Wisata Alam Pangrango berakar dari inisiatif Bapak Bakri, seorang purna bakti guru dan kepala sekolah yang merintis kawasan ini sejak tahun 1997. Pada awalnya, area ini dimanfaatkan secara pribadi untuk membawa para siswa berekreasi di alam terbuka sebagai solusi alternatif atas tingginya biaya kunjungan ke destinasi wisata komersial. Memanfaatkan kawasan pedesaan di kaki gunung yang asri, tempat ini tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan edukasi alam yang terjangkau bagi pelajar, tetapi kini juga berkembang menjadi salah satu sumber pendanaan utama untuk menopang operasional Sekolah Pangrango.
Kawasan yang terletak di jalur perbatasan kawasan konservasi ini terus berkembang menjadi destinasi ekowisata yang terbuka untuk masyarakat umum. Wisata Alam Pangrango menawarkan suasana alam pegunungan yang autentik, lengkap dengan udara sejuk serta akses menuju sejumlah titik air terjun di sekitarnya, seperti Curug Cikaracak.
Salah satu daya tarik utama yang paling diminati pengunjung adalah aktivitas wisata air berupa susur sungai menggunakan ban di sepanjang aliran air jernih berbatu. Oleh warga lokal, aktivitas susur sungai ini dikenal dengan sebutan pappalidan. Kehadiran wahana ini memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi rekreasi berbasis alam yang menyenangkan bagi berbagai kalangan.

Guna menjaga kelestarian lingkungan, konsep pembangunan fasilitas dan arsitektur di sekitar lokasi mayoritas mengandalkan bahan-bahan alami seperti bambu yang dipanen langsung dari kawasan setempat. Pendekatan bernuansa ekologis ini membuat seluruh sarana pendukung menyatu secara harmonis dengan ekosistem hutan pinus di kaki Gunung Gede Pangrango.
Bagi wisatawan yang ingin menginap, pengelola menyediakan beragam pilihan akomodasi, mulai dari area perkemahan (camping ground) seharga Rp25.000 hingga Rp30.000 per orang per malam, hingga opsi fasilitas penginapan dengan kisaran harga Rp1.000.000 sampai Rp2.000.000 yang sudah mencakup akses kunjungan ke curug. Selain itu, pengunjung harian dapat memilih paket wisata seharga mulai dari lebih Rp150.000 per orang yang mencakup konsumsi tiga kali sehari serta akses penuh di dalam kawasan wisata.




