WhatsApp Rilis Fitur Kualitas Unduh Otomatis untuk Pengguna Beta

Bentuk Komitmen WhatsApp untuk terus meningkatkan pengalaman dan memberikan kemudahan bagi pengguna

JakartaHits.id – WhatsApp terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kini, aplikasi pesan instan tersebut merilis fitur “Kualitas Unduh Otomatis” bagi sebagian pengguna Android yang tergabung dalam program beta.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur kualitas media seperti foto dan video yang diunduh otomatis ke perangkat mereka. Setelah sebelumnya diuji coba sejak April, fitur ini tersedia di pembaruan WhatsApp versi beta 2.25.18.11 dan secara bertahap akan digulirkan lebih luas dalam beberapa minggu ke depan.

Bagi pengguna yang sudah mendapat pembaruan, opsi baru ini bisa ditemukan melalui menu Setelan > Penyimpanan dan Data > Kualitas Unggahan Media, di bawah sub-menu bertajuk “Kualitas Unduh Otomatis.” Di sini, tersedia dua pilihan: Kualitas Standar dan Kualitas HD.

Jika pengguna memilih “Kualitas Standar”, maka media yang diunduh otomatis akan beresolusi lebih rendah karena telah dikompresi. Sementara jika memilih “Kualitas HD”, WhatsApp akan mengunduh versi resolusi tinggi dari media tersebut langsung ke perangkat pengguna.

Menariknya, meski pengguna mengatur unduhan otomatis ke kualitas standar, mereka tetap bisa melihat atau mengunduh ulang media dalam versi HD secara manual di dalam obrolan, selama file tersebut masih tersimpan di server WhatsApp.

Dikutip dari WABetaInfo, WhatsApp kini menggunakan sistem unggahan ganda untuk mengirim media berkualitas tinggi. Artinya, saat pengguna mengirim foto atau video HD, aplikasi akan mengunggah dua versi sekaligus yakni versi standar dan versi HD karena keterbatasan sistem enkripsi end-to-end yang mencegah kompresi media dilakukan di sisi server.

Dengan begitu, jika penerima memilih kualitas standar untuk unduhan otomatis, WhatsApp akan mengirim versi terkompresi dan mendekripsinya langsung di perangkat penerima.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya WhatsApp dalam memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas kualitas dan penggunaan data, sambil tetap menjaga keamanan privasi lewat enkripsi penuh.

(Muhammad Sulton As Sakandayas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button