Kerusuhan Melanda Los Angeles, Ribuan Orang Protes Kebijakan Imigrasi Trump

Bentrokan dengan Polisi, Jurnalis Asing Ditembak Peluru Karet saat Meliput

JakartaHits.id – Aksi protes menolak kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump berujung ricuh di Los Angeles, Senin (9/6/2025).

Ribuan orang turun ke jalan dan terlibat bentrokan dengan polisi. Aparat membubarkan massa dengan temb4kan peluru karet dan gas air mata.

Selama dua hari kerusuhan, 56 orang warga ditangkap. Presiden Trump mengerahkan 2.000 pasukan Garda Nasional dan 700 Marinir ke kota tersebut.

Trump juga menuduh para pengunjuk rasa meludahi pasukan keamanan di media sosial dan mengatakan jika mereka terus melakukannya, kami tidak akan menoleransinya.

Pemerintahan Trump belum menerapkan Undang-Undang Pemberontakan, yang memungkinkan militer untuk berpartisipasi langsung dalam penegakan hukum sipil.

Di tengah demonstrasi, seorang jurnalis asal Australia, Lauren Tomasi, ditemb4k dengan peluru karet saat meliput secara langsung.

Protes di jalan-jalan Los Angeles terus berlanjut dan lebih banyak demonstrasi direncanakan di puluhan kota termasuk Atlanta, Boston, Chicago, New York City, dan San Francisco.

Aksi unjuk rasa demonstran yang telah berlangsung selama empat hari ini telah menyebabkan puluhan orang ditangkap hingga beberapa kerusakan properti.

Polisi terlihat menemb4ki kerumunan, dan Tomasi terlihat sengaja ditemb4k di bagian kaki oleh seorang Polisi. Ia sempat tampak kesakitan, namun memastikan dirinya dan kru dalam keadaan selamat.

Sementara itu, unjuk rasa serupa juga berlangsung di New York. Sejumlah warga ditangkap saat berdemo di depan Federal Plaza, Manhattan, menentang penangkapan imigran oleh Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Suasana memanas saat polisi memborgol sejumlah pendemo, yang mengakibatkan satu orang terluk4 dan harus dilarikan ke rumah sakit. (Dahlia)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button