Pembersihan 250 Ton Sampah dari Perairan Pulau Tidung
Sampah mulai muncul sejak sore kemarin akibat terbawa angin dan ombak, lalu menumpuk di sepanjang garis pantai
JakartaHits.id – Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Seribu terus melakukan pembersihan sampah yang terbawa arus ke perairan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Hingga kini, total 250 ton sampah telah berhasil dikumpulkan.
Koordinator Lapangan LH Pulau Tidung, Azwar Hamid, menjelaskan bahwa sampah mulai muncul sejak sore kemarin. Sampah terbawa angin dan ombak, lalu menumpuk di sepanjang garis pantai. Area yang paling terdampak adalah kawasan wisata Jembatan Asmara, yang kini justru dipenuhi sampah kiriman.
Untuk menangani masalah ini, sebanyak 24 petugas dikerahkan. Pembersihan dilakukan bertahap karena sebagian sampah masih berada di tengah laut dan belum mendekat ke pantai.
“Kami masih menunggu sampai sampah-sampah tersebut merapat agar bisa langsung diangkut,” kata Azwar.
Ia juga menyebutkan bahwa jenis sampah yang terkumpul sangat beragam, mulai dari kayu, plastik, kemasan kaleng, hingga kasur bekas. Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah dan dikeringkan sebelum dibawa ke darat.
Azwar pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Lurah Pulau Tidung, Hafsah, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari petugas LH. Ia menjelaskan bahwa kejadian seperti ini sudah sering terjadi, terutama saat musim angin tertentu yang menyebabkan Pulau Tidung menjadi lokasi penumpukan sampah laut dari berbagai daerah, termasuk Jakarta.
Hafsah pun mengingatkan kembali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kelangsungan hidup ekosistem laut.
“Jangan biarkan laut kita rusak hanya karena kelalaian membuang sampah,” tegasnya.
(Muhammad Sulton As Sakandayas)





