Wakil Wali Kota Depok Sebut Tak Ada Larangan Bermain Skateboard di DOS
Wawalkot Depok, mengatakan tak ada larangan bermain di DOS.
JakartaHits.id – Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menegaskan bahwa anak-anak dan masyarakat umum boleh bermain skateboard di taman depan Depok Open Space (DOS).
“Setahu saya, tidak ada larangan bermain skateboard di area taman itu,” ujarnya pada Minggu (1/6).
Pernyataan ini muncul setelah beredarnya video dari akun Instagram @depok24jam yang memperlihatkan kekerasan terhadap pelajar SMP berusia 15 tahun.
Dalam video itu, terlihat seorang remaja ditendang oleh pria dewasa karena skateboard-nya tidak sengaja menyenggol pria tersebut.
Chandra menjelaskan bahwa taman adalah ruang terbuka yang ramah untuk anak-anak dan remaja. Ia menegaskan tidak membenarkan kekerasan dalam bentuk apa pun.
“Depok ini kota ramah anak. Kami pastikan tidak boleh ada kekerasan terhadap anak, dan kami tidak mentoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun,” kata Chandra.
“Apapun alasannya, menendang anak SMP usia 15 tahun tidak bisa dibenarkan,” tambahnya.
Pemerintah Kota Depok juga meminta polisi untuk mengejar pelaku dan siap membantu korban dengan pendampingan hukum dan psikologis.
“Saya sudah minta pelakunya dicari. Ini bukan delik aduan, jadi harus ditindaklanjuti oleh penegak hukum,” ujarnya.
Kapolsek Pancoran Mas, AKP Hartono, mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP dan mengimbau korban segera melapor.
“Kami imbau korban segera melapor agar proses hukum bisa berjalan dan memberikan efek jera,” ujar Hartono saat dikonfirmasi Kompas.com.
(Asti Febriani)




