Jangan Sepelekan Gejala Dehidrasi Ringan

JakartaHits.id – Sadarkah kita bahwa tubuh kita sebagian besar terdiri dari air dan ironisnya tubuh kita juga sangat mudah untuk kehilangan air secara alami, bisa melalui keringat, buang air kecil, buang air besar dan saat kita berada pada daerah yang bersuhu tinggi.

Banyak pula yang tidak menyadari bahwa jika tubuh kekurangan cairan maka daya kerja organ-organ tubuh kita akan menjadi terganggu, dampaknya tergantung dari seberapa besar kita kehilangan cairan dalam tubuh kita.

Menurut penelitian The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) yang di lakukan Danone Aqua bersama Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanudin, dan Universitas Airlangga mengungkapkan bahwa sebanyak 46.1% subyek yang diteliti mengalami dehidrasi ringan.

Factor terjadinya dehidrasi ringan ii adalah ketidaktahuan dan kesulitan akses secara fisik dan ekonomi dalam memperoleh air minum.

Dalam buku ‘Air Bagi Kesehatan’ edisi kedua  yang ditulis  DR.dr. Budi Imam Santoso, Sp.OG (K), Prof.DR. Ir. Hardiansyah, MS, DR. Dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dan Dr. SudungO. Pardede, Sp.A(K), mengungkapkan bahwa banyak masyarakat terkena dehidrasi ringan karena kehilangan 1 hingga 5% cairan dalam tubuhnya.

Walau prensentasi kehilangan cairan tersebut sangat kecil ternyata dapat menyebabkan masalah bagi keinerja organ-organ tubuh dan gangguan-gangguan seperti mood yang turun, mudah lelah, mudah cemas, kurang konsentrasi, turunnya kewaspadaan visual, dan sakit kepala.

Tentunya gangguan-gangguan tersebut sedikit banyak akan menghalangi seseorang yang bergaya hidup aktif dan dinamis untuk menjadi lebih produktif

Untuk itu, menurut Ketua Indonesian Hydrotions Working Group (IHWG) dr. Saptawati Bardosono, minum air putih adalah jalan terbaik untuk mengatasi dan mencegah terjadinya dehidrasi ringan karena air putih adalah sumber air paling baik dan menyehatkan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button