Penanganan Banjir Jakarta Perlu Kolaborasi dengan Daerah Sekitar

Rano Karno Tegaskan Pentingnya Sinergi Regional dalam Menghadapi Ancaman Banjir

JakartaHits.Id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menekankan bahwa upaya penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara mandiri. Diperlukan kerja sama dengan daerah-daerah penyangga untuk menghasilkan solusi yang menyeluruh dan efektif.

“Banjir ini terjadi bersamaan, termasuk di wilayah sekitar seperti Tangerang Selatan dan Bekasi. Jadi Jakarta tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dengan daerah penyangga,” ujarnya saat mengunjungi lokasi banjir di Jakarta Selatan, Selasa (8/7).

Ia menambahkan bahwa saat ini pemerintah pusat sedang menyusun rencana pengelolaan kawasan perkotaan Jabodetabek-Punjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur) melalui pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi (DKA).

Rano juga menyoroti beberapa inisiatif kolaboratif yang telah dijalankan Pemprov DKI, salah satunya dengan memperluas jaringan transportasi seperti layanan Transjabodetabek. Program ini tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mendukung pertumbuhan wilayah sekitar dan mengurangi kepadatan serta polusi udara di Jakarta.

“Transportasi seperti Transjabodetabek merupakan bagian dari upaya pengembangan kawasan sekitar Jakarta,” jelasnya.

Untuk penanganan banjir di dalam kota, ia menyebutkan bahwa Pemprov DKI telah menetapkan penetapan lokasi (penlok) sepanjang 14 kilometer sebagai bagian dari program normalisasi sungai.

“Penlok sudah ditandatangani oleh Gubernur,” singkat Rano.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa banjir yang melanda Jakarta umumnya disebabkan oleh tiga hal utama: limpasan air laut (rob), hujan lokal yang deras, dan kiriman air dari hulu seperti Bogor.

“Kalau sudah begitu, posisi Jakarta yang seperti mangkuk membuat air menggenang dan menyebabkan banjir,” tutupnya.

(Hendra Jaya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button