Kemenkes RI Laporkan Kenaikan Kasus COVID-19 di Minggu ke-22 Tahun 2025
Kemenkes RI catat kenaikan kasus covid-19 di 2025
JakartaHits.id – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengumumkan adanya lonjakan kasus COVID-19 pada pekan ke-22 tahun 2025 (22–31 Mei). Angka persentase kasus meningkat menjadi 8 persen, naik dua kali lipat dibanding minggu sebelumnya yang tercatat hanya 4 persen.
Varian yang tengah beredar di Indonesia saat ini adalah subvarian MB.1.1 dan KP.2.18. Hingga kini, belum ditemukan varian NB.1.8.1 (dijuluki ‘Nimbus’), yang sebelumnya mendapat perhatian internasional karena telah masuk dalam daftar Variant Under Monitoring (VUM) oleh WHO.
“Secara umum, kedua subvarian yang ada saat ini memiliki karakteristik serupa dengan JN.1 dan dinilai berisiko rendah,” ujar Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Selasa (10/6/2025), saat dihubungi oleh detikcom.
Hal senada disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang mengakui adanya peningkatan kasus COVID-19 tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara Asia Tenggara lainnya.
“Memang benar ada sedikit kenaikan kasus, termasuk di negara-negara ASEAN. Jadi saya imbau masyarakat tetap waspada. Bila mengalami gejala seperti batuk, sebaiknya segera lakukan tes,” ujar Menkes saat menghadiri sebuah acara di RSHS Bandung, Rabu (10/6/2025).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan karena tingkat kasus COVID-19 saat ini masih tergolong rendah, di bawah 1 persen. Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala ringan.
“Jumlah kasus memang naik, tapi sangat kecil, masih di bawah 1 persen,” pungkasnya.
(Rahim Al Awal)



