Cegah Judi Online, Kemenag Kerahkan 5.940 KUA dan Penyuluh Agama

JakartaHits.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengerahkan 5.940 Kantor Urusan Agama (KUA) serta 50 ribu penyuluh agama untuk melakukan pencegahan judi online. Kemenag juga akan melakukan upaya prefentif lewat pendidikan.

Hal ini dikemukakan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam konferensi pers usai menghadiri Rapat Terbatas Tingkat Menteri terkait Capaian Desk Pemberantasan Perjudian Daring dan Desk Keamanan Siber dan Perlindungan Data di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta.

“Kami melibatkan 5.940 Kantor Urusan Agama (KUA). Seperti yg kita ketahui Kemenag memiliki satker sampai ke kecamatan. Penyuluh kami seluruh Indonesia ada 50.000 terdiri dari semua agama,” tutur Menag Nasaruddin, dikutip Jum’at, 22 November 2024.

Baca juga: Bank Mandiri Taspen Umumkan Pemenang Tahap Pertama Program Undian “Kemilau Mantap Bertabur Hadiah”

Adapun upaya preventif judi online melalui dunia pendidikan, lanjut Menag Nasaruddin, dilakukan di tingkat universiitas.

“Kemenag telah mengumpulkan seluruh rektor di lingkungan Kemenag, seperti Universitas Islam Negeri, Institut Agama Islam Negeri, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, dan seluruh perangkat kerja membahas salah satu topik adalah bagaimana memberantas judi online,” ujar Menag.

“Kami akan membuat sebuah khutbah seragam untuk seluruh masjid. Ada 800 masjid di seluruh Indonesia ditambah mushalla, langgar, dan surau, rumah ibadah agama Islam ditambah dengan rumah ibadah agama lain, semuanya untuk mencegah potensi judi online,” jelas Menag Nasaruddin.

Baca juga: PLN Icon Plus – Indomobil Kolaborasi, Wujudkan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk judi online ini ditegaskan menjadi sesuatu yang haram,” sambungnya. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button