Pola Pikir Presiden Prabowo Berangkat dari Kebutuhan Dasar Rakyat
Prabowo terlihat ingin melihat ekonomi dari sudut pandang rakyat biasa. Beliau tidak hanya melihat ekonomi dari sisi pasar uang atau perdagangan luar negeri, tetapi juga dari sisi dapur masyarakat.

Ditulis oleh: Ubaidillah Amin, Staf Khusus Menteri Keuangan bidang UMKM yang Tokoh Muda NU Sekaligus pengurus Pondok Pesantren Annuriyyah Kaliwining Jember, Jawa Timur.
Jakartahits.id – Presiden Prabowo Subianto memiliki cara pandang yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat bawah. Dalam beberapa kesempatan, Prabowo sering menunjukkan bahwa ia memahami persoalan rakyat bukan hanya dari angka-angka besar, tetapi dari kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bagi rakyat kecil, yang paling penting adalah bisa makan, bekerja, menyekolahkan anak, membeli kebutuhan pokok, dan hidup dengan tenang.
Salah satu contoh yang menarik adalah ketika Prabowo menyampaikan bahwa masyarakat bawah tidak terlalu gusar dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Menurut saya, pernyataan ini menunjukkan bahwa Prabowo memahami kondisi masyarakat Indonesia. Sebagian besar masyarakat memang melakukan transaksi dengan rupiah, bukan dengan dolar. Mereka membeli beras, sayur, minyak, lauk, bensin, dan kebutuhan rumah tangga menggunakan rupiah.
Tentu saja nilai tukar rupiah tetap penting bagi ekonomi negara. Pelemahan rupiah bisa berdampak pada harga barang impor atau bahan baku tertentu. Namun, bagi masyarakat bawah, dampak yang paling terasa biasanya bukan langsung dari nilai dolar, melainkan dari harga kebutuhan pokok. Jika harga kebutuhan masih bisa dijaga, pangan tersedia, dan pekerjaan tetap ada, maka masyarakat tidak terlalu panik dengan naik turunnya kurs.
Dalam hal ini, Prabowo terlihat ingin melihat ekonomi dari sudut pandang rakyat biasa. Beliau tidak hanya melihat ekonomi dari sisi pasar uang atau perdagangan luar negeri, tetapi juga dari sisi dapur masyarakat. Ini penting, karena ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari apakah rakyat bisa hidup cukup dan tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Selain itu, Prabowo juga pernah menyampaikan bahwa rakyat Indonesia pada dasarnya tidak memaksa ingin kaya raya. Rakyat hanya ingin hidup cukup dan layak. Menurut saya, pernyataan ini sangat sesuai dengan kondisi banyak masyarakat Indonesia. Banyak orang tidak menuntut hidup mewah. Mereka hanya ingin punya pekerjaan, penghasilan cukup, rumah yang layak, anak bisa sekolah, keluarga sehat, dan kebutuhan sehari-hari terpenuhi.
Cara pandang seperti ini menunjukkan bahwa Prabowo memahami keinginan sederhana rakyat. Bagi sebagian besar masyarakat, kesejahteraan bukan berarti harus menjadi kaya, punya mobil mewah, atau hidup berlebihan. Kesejahteraan bagi rakyat adalah ketika mereka bisa makan cukup, tidak takut biaya sekolah, tidak bingung saat sakit, dan punya harapan hidup yang lebih baik.
Karena itu, dukungan kepada Prabowo dapat dilihat sebagai bentuk kepercayaan terhadap pemimpin yang memahami kebutuhan dasar rakyat. Prabowo terlihat ingin membangun Indonesia dari hal-hal yang paling penting terlebih dahulu, seperti pangan, energi, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kesejahteraan masyarakat bawah. Hal-hal ini memang menjadi kebutuhan utama rakyat Indonesia.
Prabowo juga sering menekankan pentingnya kekayaan alam Indonesia digunakan untuk kepentingan rakyat. Indonesia adalah negara besar dengan sumber daya alam yang sangat banyak. Namun, kekayaan itu harus benar-benar dikelola agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya oleh kelompok tertentu. Jika negara mampu mengelola kekayaan alam dengan baik, maka rakyat bisa hidup lebih sejahtera.
Menurut saya, saat ini masyarakat perlu memberi kepercayaan kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan program-programnya. Kepercayaan ini bukan berarti masyarakat tidak boleh mengkritik. Kritik tetap penting sebagai bentuk pengawasan. Namun, dukungan dan kepercayaan juga diperlukan agar pemerintah bisa bekerja dengan lebih kuat dan tenang.
Pada akhirnya, pola pikir Prabowo dalam melihat Indonesia cukup jelas. Beliau ingin melihat rakyat hidup cukup, tenang, dan layak. Rakyat tidak selalu meminta kaya, tetapi ingin kebutuhan dasarnya terpenuhi. Karena itu, kepemimpinan Prabowo perlu didukung, terutama jika arah kebijakannya benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat kecil. Dengan kepercayaan dan dukungan masyarakat, diharapkan Indonesia bisa menjadi negara yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera.





