Tiga Program Kominfo, Percepat Transformasi Digital Sektor Bisnis

Jakartahits.id – Transformasi digital saat ini sudah merambah berbagai sector yang memudahkan konsumen mendapatkan berbagai kemudahan

Hal tersebut diperkuat dengan laporan Statista 2022 yang menunjukan transformasi digital telah mendorong tumbuhnya usaha berbasis digital.

Sebut saja usaha e-commerce, e-service dan periklanan digital, ketiga sector tersebut merupakan sector bisnis potensial dalam bisnis digital.

Kenyataan tersebut membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong pertumbuhan bisnis terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar menerapkan digitalisasi.

Dikutip dari laman kominfo.go.id, Menkominfo Budi Ari mengaku akan terus mendukung UMKM di Indonesia untuk mempercepat digitalisasi dengan tiga program.

“Pertama, menginisiasi UMKM Level Up, sebuah program pendampingan dan fasilitasi UMKM untuk dapat go online melalui digital mentoring dan business incubator,” jelas Budi

Budi juga mengaku akan mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, yang telah memfasilitasi 22 juta UMKM untuk onboarding ke ekosistem digital.

Yang Ketiga menurut Menkominfo, guna membekali pelaku UMKM dengan keterampilan dan keahlian kewirausahaan digital, Kemenkominfo menyelenggarakan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dalam Program Digital Talent Scholarship (DTS).

Pernyataan tersebut di sampaikan Budi saat sambutan Pembukaan Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) Jaringan Pengusaha Nasional  (JAPNAS) di Jakarta Selatan, Rabu (04/10).

Enam Strategi Percepat Transformasi Digital

Dalam acara yang diikuti pengurus dan anggota JAPNAS itu, Budi berbagi enam strategi untuk mempercepat transformasi digital di sektor bisnis.

Baca juga : MyCare Ultimate Optimalkan Manfaat Program Asuransi JKN

Pertama, perlu pemetaan strategi bisnis terkait peningkatan kapabilitas organisasi. Kedua, perlu adanya kepemimpinan perusahaan yang demokratis dan penyesuaian program internal korporasi.

“Yang Ketiga, pengusaha perlu melibatkan ahli-ahli teknologi digital, diikuti dengan pengembangan kapasitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Keempat berkaitan penerapan tata kelola yang baik perlu diupayakan melalui komunikasi efektif dan pelibatan berbagai elemen internal dalam merumuskan keputusan.

Sementara yang kelima yaitu sistem pengawasan efektif terhadap operasional juga penting untuk memastikan perusahaan berada di jalur yang tepat.

Dan yang keenam menurut Menkominfo, pemanfaatan teknologi digital harus relevan dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan. (CM)*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button