Wali Kota Jakarta Utara Imbau Jajaran dan Warga Siaga Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem

Pemantauan Wilayah Rawan dan Koordinasi Lintas OPD Diperkuat untuk Antisipasi Genangan

JakartaHits.Id – Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir dan genangan akibat cuaca ekstrem.

Mengacu pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hendra menyampaikan bahwa intensitas hujan tinggi dan potensi rob diperkirakan terjadi dalam waktu sepekan ke depan.

“Kami sudah menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari lurah, camat, hingga satuan kerja terkait untuk aktif memantau titik-titik rawan genangan dan segera mengambil langkah cepat bila diperlukan,” ungkapnya, Selasa (8/7).

Ia menjelaskan bahwa pada Minggu dan Senin sebelumnya, hujan lebat sempat mengakibatkan dua RT di RW 01, Kelurahan Kapuk Muara, tergenang dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

“Meski ada genangan, secara umum kondisi Jakarta Utara masih dalam keadaan terkendali dan aman,” jelas Hendra.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk para petugas lapangan, atas kerja sama dan koordinasi yang telah dilakukan dalam menghadapi dampak dari cuaca ekstrem.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak, baik dalam menghadapi banjir, genangan, pohon tumbang, kemacetan, dan dampak lainnya. Semoga kita bisa terus sigap dan tangguh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpel Sumber Daya Air Kecamatan Penjaringan, Pendi, menuturkan bahwa genangan di RW 01 Kapuk Muara disebabkan oleh luapan Kali Angke.

“Alhamdulillah, genangan sudah surut siang ini. Kami langsung mengaktifkan seluruh pompa sejak kemarin agar air cepat surut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses penanganan dilakukan dengan sistem kerja bergilir dan mengimbau warga, terutama yang tinggal di wilayah pesisir, untuk tetap waspada terhadap ancaman hujan lebat dan rob.

“Kami terus mengingatkan warga untuk bersiaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu banjir atau rob,” pungkas Pendi.

(Hendra Jaya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button