Tembus 170 JT Pengguna, TikTok Tunjukkan Kekuatan di Amerika

TikTok kini semakin sering digunakan sebagai alternatif mesin pencari, menggantikan Google

Jakartahits.id – Kongres AS telah mengesahkan undang-undang yang mewajibkan TikTok menutup operasinya di Amerika Serikat, kecuali jika aplikasi tersebut dijual ke perusahaan AS. Namun, Presiden AS Donald Trump memberikan perpanjangan waktu selama 75 hari, dan kemudian diperpanjang lagi 75 hari.

Kemarin, TikTok mengadakan presentasi besar di Manhattan yang ditujukan untuk para pengiklan utama. Dalam acara itu, Wakil Presiden Global Business Solutions TikTok, Khartoon Weiss, menyatakan, “TikTok tetap ada – kami tetap ada.”

Pernyataan ini muncul setelah Trump mengisyaratkan akan memberikan perpanjangan lagi. Perpanjangan sebelumnya dijadwalkan berakhir pada bulan Juni.

Weiss juga menambahkan bahwa TikTok kini semakin sering digunakan sebagai alternatif mesin pencari, menggantikan Google. Saat ini, TikTok memiliki 170 juta pengguna hanya di Amerika Serikat.

Acara tersebut dipandu oleh komedian Hasan Minhaj dan dihadiri oleh perwakilan dari perusahaan besar seperti L’Oreal dan Unilever. Mereka menyaksikan presentasi berbagai alat baru yang dirancang untuk membantu para pemasar dalam menjalankan kampanye mereka.

Sejumlah raksasa perusahaan AS telah menyatakan minat untuk membeli TikTok, mulai dari Amazon hingga Microsoft. Bahkan kreator terkenal MrBeast ikut dalam daftar calon pembeli. Namun, dalam acara ini TikTok tidak menyampaikan rencana apa pun untuk memisahkan diri dari pemiliknya di Tiongkok, ByteDance, ataupun menjual perusahaannya ke pihak AS.

(Muhammad Sulton As Sakandayas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button