Petugas Kebersihan Stasiun Kereta Api Diberi Penghargaan Usai Lakukan Aksi Heroik

Seorang petugas kebersihan stasiun kereta api diberikan apresiasi dan penghargaan usai menyelamatkan warga diduga ODGJ

JakartaHits.id – Diva Siswanto, seorang petugas kebersihan stasiun mendapat penghargaan dan apresiasi dari PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat usai menyelamatkan seorang warga yang hendak melakukan aksi bunuh diri di rel kereta api.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Vice President KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan kepada Diva pada Jumat (25/4) di kantor KAI Sumbar.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen terus memperkuat nilai-nilai kepedulian dan keselamatan melalui pelatihan, pengawasan, serta pemberian apresiasi bagi petugas yang berdedikasi,” tutur Tri kepada wartawan, Jumat (25/4) di Padang.

Menurut Tri, yang didampingi Manager Operasi dan Fasilitas dan Angkutan Penumpang, Riki Nansi Saputro, Kepala Humas, Reza Shahab, Distric Head Padang PT Reska Multi Usaha, dan jajaran Divre II lainnya, Diva telah melakukan aksi heroik.

Aksi tersebut menjadi bukti bahwa masih ada nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian yang masih tertanam dalam diri insan KAI.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Humas KAI Sumbar, Reza, menyebut tindakan tersebut mencerminkan prinsip-prinsip SDGs, dan nilai budaya perusahaan yang mengutamakan aksi nyata dan tanggung jawab sosial.

“Seluruh insan KAI dan petugas kami tidak hanya menjalankan tupoksinya dengan penuh tanggung jawab, tetapi juga melakukan edukasi dan contoh perbuatan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ini adalah refleksi dari insan KAI yang menjunjung tinggi keselamatan dan kepedulian,” ujar Reza.

Diketahui sebelumnya, bahwa aksi heroik tersebut dilakukan oleh Diva, selaku petugas kebersihan stasiun kereta api Lubuk Buaya Padang, Sumatera Barat dengan menyelamatkan seorang ODGJ yang mencoba bunuh diri dengan menabrakan diri ke kereta, pada Kamis (24/4).

Menurut informasi, ODGJ tersebut mencoba menghadang kereta B24 Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie – BIM di ujung peron dan kereta api B4 Pariaman Ekspres relasi Paulima-Naras di Shelter Lubuk Buaya.

Awalnya, ODGJ tersebut hanya jalan-jalan di samping peron bawah dengan pandangan kosong serta tidak memberikan respon saat dipanggil.

Menurut kronologi, saat kereta api B4 Pariaman Ekspres masuk, ODGJ tersebut langsung berlari ke arah tengah rel.

Diva yang saat itu memang sudah memantau ODGJ tersebut dari atas peron langsung berlari menyusul korban kemudian menarik korban untuk menajuh sesaat sebelum kereta api melintas. Aksi tersebut membawa keberhasilan yakni membawa korban dengan selamat.

(Penulis : Asti Febriani)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button